Wednesday, 4 August 2021
Share To:
feature-top

Dalam situasi Pandemi saat ini dimana masyarakat tidak bisa bergerak dengan leluasa dan secara ekonomi mengalami penurunan,  dibutuhkan kreatifitas untuk mengelola sumber daya yang dimiliki termasuk mengelola tanah di pekarangan rumah, tanah yang belum dimanfaatkan, Tanah dikantor sehingga bisa  menghasilkan sesuatu tanpa kehilangan estetikanya.

Pertanian urban adalah praktik budidaya, pengolahaan dan distribusi bahan pangan, ternak di atau sekitar kota. Pertanian urban juga bisa melibatkan peternakan, budidaya perairan, dan hortikultura, juga jenis lainnya. Dalam arti lain, pengolahan pertanian urban mendeskripsikan seluruh sistem produksi pangan yang terjadi di perkotaan diterapkan di halaman rumah yang sempit.

Pada praktiknya pertanian Urban Farming saat ini di kota kota besar mengarah pada pengolahan bidang pertanian yang tetap mempertahankan nilai estetik dan mempunyai nilai manfaat juga bagi lingkungan.


FAO mendefinisikan pertanian urban sebagai:

Sebuah industri yang memproduksi, memproses, dan memasarkan produk dan bahan bakar nabati, terutama dalam menanggapi permintaan harian konsumen di dalam perkotaan, yang menerapkan metode produksi intensif, memanfaatkan dan mendaur ulang sumber daya dan limbah perkotaan untuk menghasilkan beragam tanaman dan hewan ternak

Pada pertanian urban  sebagai kekuatan yang dimiliki adalah berbagai Variasi, yaitu kondisi sosio-ekonomi perkotaan, budaya, hingga geografi, iklim, dan luas lahan. Hal ini bisa menimbulkan berbagai inovasi di masyarakat dan kebijakan pemerintahan setempat.

Diversitas yang membedakan antara satu kota dan kota lain mampu menciptakan keunikan tersendiri. Pertanian ini pun menimbulkan berbagai gerakan lokal seperti food market dan sebagainya yang berfungsi sebagai sarana berbagi informasi dan fasilitas jual beli produk setempat, sehingga mendatangkan penghasilan, mengurangi risiko pestisida dan bahan kimia berlebih dalam konsumsi masyarakat, hingga meningkatkan ketahanan pangan.

Karena pertanian urban dikatakan memperpendek jarak antara produsen dan konsumen sehingga bahan pengawet dan proses tambahan tidak dibutuhkan. Hal ini membuat konsumen mendapatkan jaminan bahan pangan yang didapatkan begitu segar.

Pertanian urban umumnya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan atau aktivitas memproduksi bahan pangan untuk dikonsumsi keluarga, dan di beberapa tempat dilakukan untuk tujuan rekreasi dan relaksasi.

Kesadaran mengenai degradasi lingkungan di dalam perkotaan akibat relokasi sumber daya untuk melayani populasi perkotaan telah menjadikan insiprasi untuk berbagai skema pertanian urban di negara maju dan negara berkembang dan mendatangkan berbagai bentuk pertanian perkotaan.

Sebagai akibat dari Program Pengurangan Pajak Atap Hijau (The Green Roof Tax Abatement Program) dan Program Hibah Infrastruktur Hijau (Green Infrastructure Grant Program).sejak tahun 2010 kota baberapa kota besar kini mengalami peningkatan jumlah ladang atap (rooftop farm) di berbagai atap gedung dan rumah yang dikelola secara swasta.

Kami di lumbung Yusuf di area Danau Bogor Raya menggembangkan pertanian urban dengan model hidroponik menggunakan talang air plastik untuk menjadi media tumbuh yang di isi  air dan vitamin untuk menanam pacoy, bayam, selada dan lainnya.

Juga kami buat aquaponic menggunakan botol air mineral bekas di atas ember yang di isi bibit lele.

Kami manfaatkan lahan seefektif  dan seefisien mungkin sehingga bisa ambil bagian untuk ketahanan pangan di masyarakat.


Rachmat Manullang
Lumbung Yusuf indonesia

Comment

Add a Comment

Generic placeholder image

GERAKAN BERBAGI KASIH HUT RI KE-76 Kapan pandemi ini akan berakhir? Tidak ada yang bisa memprediksi. Namun banyak kesempatan untuk melakukan kebaikan kebaikan yang Tuhan berikan melalui kehidupan kita.…