Wednesday, 4 August 2021
Share To:
feature-top

Pertanian terpadu atau yang saat ini popular disebut Integrated Farming Adalah  usaha tani terpadu yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang berkaitan dengan pertanian dalam satu lahan.

Tujuan dari sistem ini adalah untuk mencukupi kebutuhan pakan jangka pendek, menengah dan panjang para petani, yaitu berupa pangan, sandang dan papan. Target tersebut dapat terpenuhi dengan cara meningkatkan produktivitas lahan, program pembangunan dan konservasi lingkungan, serta mengembangkan desa secara terpadu.


Sistem Pertanian Terpadu merupakan suatu sistem menggunakan ulang atau mendaur ulang dengan memanfaatkan tanaman dan hewan sebagai mitra, menciptakan suatu ekosistem yang dibuat menyerupai cara alam bekerja. Karena pinsip pertanian yang baik ialah kegiatan pertanian yang dapat menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga kandungan unsur hara dan energi tetap seimbang. Keseimbangan tersebut akan menghasilkan produktivitas yang tinggi dan berkelanjutan secara efektif dan efisien. 

Pada hakekatnya, pertanian terpadu adalah upaya memanfaatkan seluruh potensi energi agar dapat dipanen secara seimbang. Kegiatan pertanian melibatkan makhluk hidup pada setiap prosesnya dalam jangka waktu tertentu pada proses produksinya.

Melalui kegiatan pertanian terpadu, maka akan terjadi pengikatan bahan organik di dalam tanah dan penyerapan karbon yang lebih rendah dibandingkan pertanian konvensional yang menggunakan pupuk kimia, seperti pupuk nitrogen dan lain-lain. 

Agar manfaat sistem ini dapat diperoleh secara efektif dan efisien,maka kegiatan pertanian yang dilakukan secara terpadu dapat dibuat di suatu kawasan secara kolektif. Pada kawasan tersebut dapat dibuat beberapa sektor, seperti sektor produksi tanaman, pertanian serta perikanan.

Sektor-sektor ini akan menjadikan suatu kawasan memiliki ekosistem yang lengkap dan seluruh komponen produksinya tidak akan menghasilkan limbah, karena dapat dimanfaatkan oleh komponen-komponen lainnya. Selain itu, peningkatan hasil produksi dan penghematan biaya produksi juga dapat tercapai.

Keunggulan lain dari Sistem Pertanian Terpadu adalah petani dapat berbagai sumber penghasilan. Kegiatan pertanian ini juga memberikan perhatian terhadap diversifikasi tanaman dan polikultur. Polikultur adalah sistem budidaya pertanaman campuran yang dilakukan pada lahan yang sama. Melalui sistem ini, petani dapat menghasilkan sesuatu yg terbaik

Di Lumbung Yusuf Indonesia kami menerapkan konsep integrated farming dengan ternak kambing , perikanan lele untuk digunakan kotorannya sebagai pupuk bagi tanaman sorgum, tanaman ubi, tanaman talas yang kemudian panen sorgum dapat diolah dan dibuat pakan ikan lele. sehingga pengeluaran menjadi lebih kecil. Sehingga keuntungannya lebih besar dan ketahanan bisa lebih terjamin.


Dr. Rachmat T. Manullang, M.Si.
Lumbung Yusuf Indonesia

Comment

Yusak

Baik sekali, bagaimana kalo daptlat bekerja sama dengan petani di daerah daerah yang mana lahan masih terkangkau

Add a Comment

Generic placeholder image

GERAKAN BERBAGI KASIH HUT RI KE-76 Kapan pandemi ini akan berakhir? Tidak ada yang bisa memprediksi. Namun banyak kesempatan untuk melakukan kebaikan kebaikan yang Tuhan berikan melalui kehidupan kita.…