Wednesday, 4 August 2021
Share To:
feature-top

Bandung, tambahasil.com - Mencintai Indonesia merupakan kewajiban warganegara, banyak wujud cara mencintai nusantara, bisa dilakukan sebagai masyarakat yang membawa damai dan ketentraman, membina keluarga sejahtera serta turut serta bersama pemerintah mewujudkan masyarakat yang suka bergotong royong, peduli lingkungan dan bersahabat dengan tetangga.

Salah satu cara mencintai tanah air Indonesia diinspirasi oleh seorang Helvi Baskoro dan kawan kawan dengan gerakannya di Jawa barat.

Helvi mengatakan bahwa Ketahanan Pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga di katakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan ataupun dihantui ancaman kelaparan. WHO (World Health Organization) mendefinisikan ada tiga komponen utama dalam ketahanan pangan, yaitu: Ketersediaan Pangan, Akses Pangan dan Pemanfaatan pangan.


Pandemi Covid – 19 Telah menyebabkan terganggunya kegiatan perekonomian di semua sektor , termasuk sektor pertanian. Salah satu dampak yang harus di antisipasi terkait dampak Covid – 19 adalah ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat. Penyebaran Covid – 19 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya mengenai ketersediaan pangan. Walaupun wabah ini masih dalam katagori tinggi , akan tetapi kegiatan produksi dan distribusi pangan harus tetap berjalan di tengan pandemi.

International Food Policy Reasearch Institute ( IFPRI ) dan United Nation ( UN ), Pandemi Covid – 19 dapat memunculkan krisis pangan baru yang mempengaruhi ketahan pangan suatu negara, terutama negara berkembang .

Ketahanan pangan sangat penting untuk mencakup tiga indikator yang telah di sebutkan di atas dan semua harus ada dalam keadaan Stabil, untuk itu tidak cukup jika hanya menitik beratkan pada masyarakat atau pemerintah saja, perlu adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Oleh sebab itu kami MY Home Indonesia bersama Forum Perempuan Bandung Bersatu sebagai komunitas, yang adalah bagian dari sebuah ekosistem, mencoba untuk mengambil bagian dengan turut berpartisipasi dan berkontribusi dengan membangun ekosistem tersebut menjadi lengkap dalam sebuah bentuk kolaborasi.

Dimana di dalamnya ada Pemerintah sebagai pemangku kepentingan/ stakeholder terkait, Pengusaha, Media, Akademisi dan Komunitas/ masyarakat sebagai basis kekuatan yang potensial dalam pembangunan.

Penting bagi kita semua untuk bergandengtangan untuk mewujudkan tercapainya ketahanan pangan .

Kita dapat memulai tercapainya hal ini dari tingkat terkecil, sebagai individu dan rumah tangga, demikian pula dari suatu wilayah terkecil RT, RW dan selanjutnya berkembang di tingkat yang lebih luas.

Saya sangat yakin dengan demikian ketahanan pangan Nasionalpun tidak akan ada kendala yang signifikan, melainkan justru dampak positiflah yang menjadi nyata dalam langkah gerak yang di laksanakan.

My Home Indonesia dan Forum Perempuan Bandung Bersatu melakukan hal tersebut dengan berkolaborasi bersama dengan pihak pihak terkait, Sebagaimana hari ini Jumat 20 Nov 2020 di Kota Bandung, Kami telah melaksanakan MOU Sebagai bentuk kerjasama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Cidadap, Kelurahan Hegarmanah Kota Bandung, dengan mengambil fokus pada Ketahanan Pangan sebagai prioritas.

Pemerintah Kota Bandung memiliki program yang luar biasa yaitu Lembur/ Kampung TOHAGA LODAYA dan BURUAN SAE. Kampung Tohaga Lodaya artinya Kampung yang Tangguh dan kuat banyak daya upaya, kreatif dan produktif, Sedangkan Buruan Sae adalah halaman atau pekarangan rumah yang indah karena tertata dengan baik dan dimanfaatkan sehingga menjadi lebih produktif.

Oleh sebab itu My Home Indonesia dan Forum Perempuan Bandung Bersatu sangat mendukung program pemerintah tersebut, karena melihat bahwa ini dapat menjadi solusi dan jawaban bagi masyarakat.

Dengan Konsep yang kami pegang bahwa Bandung adalah rumah kita bersama yang harus kita perhatikan, rawat dan jaga baik secara fisik maupun masyarakatnya, Kami turut berpartisipasi dan berkontribusi agar tujuan bersama yang di harapkan dapat tercapai dengan saling mengisi dan melengkapi .

Salah satu hal yang kami lakukan adalah memberikan dukungan Starter Kit Hidroponik bagi masyarakat agar dapat bertanam di pekarangan rumah masing masing ataupun memanfaatkan lahan lahan kosong yang kurang produktif yang ada di suatu wilayah kelurahan.

Pada kesempatan penyerahan secara simbolik Starter kit Hidroponik kepada kelompok masyarakat peserta pelatihan Hidroponik, hadir Camat Cidadap, Lurah Hegarmanah, Lurah Ledeng, Miss Global Indonesia 2020, Para kader Kecamatan dan kelurahan serta Farm Express

Lanjut Helvi, Masyarakat dapat mulai belajar bersama melalui Tutorial Online yang kami berikan secara konsisten di setiap harinya dengan sehingga terpantau progres yang sedang berlangsung di masyarakat dalam proses pelatihan, mengingat saat ini kita juga harus mengurangi pertemuan tatap muka namun demikian bagaimana kegiatan dan pemberdayaan tetap dapat berlangsung dan Kamipun turut membantu dalam pemasaran hasil produksinya.

Sehingga masyarakat menjadi lebih bersemangat dan Produktif serta dapat meningkatkan perekonomiannya.

Mari Bersama, Kita kerjakan hal yang positif yang dapat kita kerjakan demi untuk mengisi kemerdekaan yang telah di percayakanNYA , Berikan kepedulian pada sesama dan Cintai lingkungan di mana kita berada.


BERSAMA INDONESIA PASTI BISA !!!

Helvi Baskoro

Comment

Add a Comment

Generic placeholder image

GERAKAN BERBAGI KASIH HUT RI KE-76 Kapan pandemi ini akan berakhir? Tidak ada yang bisa memprediksi. Namun banyak kesempatan untuk melakukan kebaikan kebaikan yang Tuhan berikan melalui kehidupan kita.…